Sabtu, 15 September 2018

Some Ingredients 6

Gula pasir




Pada awalnya gula tebu dikenal oleh orang-orang Polinesia, kemudian menyebar ke India. Pada tahun 510 Sebelum Masehi, ketika menguasai India, Raja Darius dari Persia menemukan ”batang rerumputan yang menghasilkan madu tanpa lebah”. Seperti halnya pada berbagai penemuan manusia lainnya, keberadaan tebu sangat dirahasiakan dan dijaga ketat, sedangkan produk olahannya diekspor dan untuk menghasilkan keuntungan yang sangat besar. 
Rahasia tanaman tebu akhirnya terbongkar setelah terjadi ekspansi besar-besaran oleh orang-orang Arab pada abad ketujuh sebelum sesudah masehi. Ketika mereka menguasai Persia pada tahun 642 mereka menemukan tanaman tebu yang sedang tumbuh dan kemudian mempelajari cara pembuatan gula. Selama ekspansi berlanjut mereka mendirikan pengolahan-pengolahan gula di berbagai daratan lain yang mereka kuasai, termasuk di Afrika Utara dan Spanyol. 
Gula dikenal oleh orang-orang barat Eropa sebagai hasil dari Perang Salib pada abad ke-11. Para prajurit yang pulang menceritakan keberadaan “rempah baru” yang enak ini. Gula pertama diketahui tercatat di Inggris pada tahun 1099. Abad-abad berikutnya merupakan periode ekspansi besar-besaran perdagangan barat Eropa dengan dunia timur, termasuk di dalamnya adalah impor gula. Sebagai contoh, dalam sebuah catatan pada tahun 1319 harga gula di London sebesar “dua shilling tiap pound”. Nilai ini setara dengan beberapa bulan upah buruh rata-rata, sehingga dapat dikatakan gula sangatlah mewah pada waktu itu.

Gula adalah suatu kandungan karbonhidrat sederhana yang dibutuhkan oleh tubuh manusia, tak hanya itu gula juga merupakan salah satu sumber engeri dan komditi perdagangan. Banyak orang menganggap gula sebagai sesuatu yang buruk bagi kesehatan tubuh, tapi itu tidak sepenuhnya benar. karena bagaimanapun tubuh kita tetap membutuhkan gula agar tetap sehat.
Secara umum gula dibuat dari berbagai tumbuhan seperti tebu, nira, aren, kelapa dan bahkan anggur dan bulir jagung yang juga digunakan sebagai bahan baku pembuatan gula. Berikut ini adalah 5 manfaat gula untuk kesehatan tubuh :

1. Meningkatkan energi instan

Gula merupakan sumber energi yang sangat instan, ketika tubuh kekurangan energi maka gula yang masuk dalam tubuh tadi akan cepat dirubah menjadi glukosa yang kemudian diserap oleh sel-sel tubuh dan menghasilkan energi. 

2. Meningkatkan tekanan darah

Bagi Anda yang menderita tekanan darah rendah, tidak ada salahnya untuk mengkonsumsi gula. Gula dapat meningkatkan tekanan darah. Ketika tekanan darah mulai rendah gula yang baik untuk dimakan adalah gula batu. Jadi jangan lupa untuk membawa gula batu dimanapun Anda berada.

3. Meningkatkan fungsi otak

Berkurangnya pasokan gula ke dalam otak dapat membuat konsentrasi menjadi kacau. Karena otak tidak dapat berfungsi sepenuhnya tanpa gula. Orang yang tidak mengkonsumsi gula akan mengalami penurunan atau kelelahan dalam berpikir.

4. Menyembuhkan depresi

Gula juga dipercaya selain dapat meningkatkan fungsi otak, ternyata gula juga dapat menenangkan pikiran. Hal ini juga dapat menjadi alternatif lain untuk penderita depresi

5. Sugar therapy

Banyak praktisi medis percaya bahwa gula dapat mengobati luka lebih cepat dari pada obat-obatan. Bahkan beberapa luka mampu disembuhkan dengan gula pasir lebih cepat daripada antibiotik. Tapi ingat, konsultasikan ini dengan dokter sebelum mencobanya sendiri
Gula aren 



Gula aren semut sering disebut palm sugar. Dari istilah bahasa Inggris, tentu orang langsung bisa merujuk kepada tanaman palem-paleman. Memang benar, bahwa gula ini berasal dari jenis tumbuhan tersebut, lebih tepatnya dari nira tanaman palem atau arenga pinnata merr. Tidak hanya dari nira aren, gula yang memang mirip sarang semut itu juga ada yang terbuat dari nira kelapa dan siwalan. Beda antara nira kelapa dengan nira aren adalah pada kandungan lemaknya. Nira kelapa memilki kandungan lemak sedangkan aren tidak.
Awalnya, negara Eropa seperti Belanda menggunakan gula aren ini sebagai pelengkap sarapannya dengan roti. Gula ini biasanya ditaburi di atas roti sandwich yang yang telah ditaburi mentega. Di era sekarang ini, di mana kreatifitas dalam membuat berbagai macam kreasi makanan sudah sedemikian berkembang pesat, gula ini pun bisa mengganti fungsi gula pasir dari sisi kemanisannya.  Contohnya, kopi-kopi yang diseduh oleh para pekerja profesional sekarang cenderung menggunakan palm sugar ketimbang gula pasir.
Pengetahuan masyarakat akan bahaya gula pasir terhadap kesehatan dalam jangka panjang membuat mereka beralih ke gula aren yang lebih alami dan sehat. Gula ini aman untuk penderita diabetes atau kencing manis. Itulah sebabnya mengapa para pengidap penyakit ini bisa merasakan makanan dan minuman manis. Asalkan menggunakan gula yang tepat, tentu masih bisa merasakan kelezatan kue-kue dan minuman yang manis dengan aroma yang menggoda.
Gula halus
Gula halus adalah bahan masakan berbahan gula berbentuk tepung. Gula halus terbuat dari tanaman tebu. Selain tebu, gula halus juga bisa terbuat dari gula sintetis. Umumnya, gula berbentuk kristal, namun gula halus dibuat dalam bentuk kristal yang lebih kecil. Gula halus berwarna putih bersih dan memiliki rasa manis seperti gula biasa. Gula halus dibuat dengan tujuan tertentu supaya gula lebih mudah larut dalam masakan atau adonan. Gula halus bisa didapatkan di toko bahan kue terdekat atau bisa Anda buat sendiri. Beberapa produk gula halus di pasaran seringkali diberi tambahan tepung, misalnya tepung maizena atau tepung gandum. Perlu Anda perhatikan bahwa gula halus lebih mudah basah karena strukturnya yang kecil. 
Gula halus mengandung senyawa sukrosa atau senyawa gula yang mampu memberikan rasa manis pada makanan. Biasanya gula halus digunakan untuk bahan dasar pembuatan kue. Gula halus lebih mudah larut bersama telur dan mentega. Selain itu, gula halus juga seringkali dimanfaatkan untuk taburan pada kue misalnya bolu, donat, panekuk, dan semacamnya. Gula halus juga bisa diseduh dengan minuman untuk menambahkan rasa manis dalam minuman tersebut.
Gula halus juga dapat digunakan untuk kesehatan. Salah satunya adalah penggunaan gula halus untuk masker. Gula halus bisa digunakan sebagai scrub untuk menghilangkan sel kulit mati terutama di bagian yang sering terpapar sinar matahari seperti kaki, tangan, bahkan wajah. Gula halus juga bisa bermanfaat untuk membantu menambah asupan cairan ketika diare atau dengan kata lain dibuat oralit.
Cara mengolah gula halus
Gula halus hendaknya disimpan dalam toples kedap udara supaya tidak mudah basah dan berjamur. Anda juga dapat membuat sendiri gula halus dengan cara sebagai berikut :
  • Siapkan gula kristal dan blender;
  • Haluskan gula kristal menggunakan blender dalam keadaan kering sampai berbentuk tepungan;
  • Tuangkan dalam ayakan, ayak hingga halus. Bila perlu ulangi ayakan hingga gula benar-benar halus;
  • Simpan di tempat yang kering.
Penggunaan gula halus dalam makanan bisa dikelompokkan menjadi dua macam, dicampurkan atau dijadikan hiasan. Mencampurkan gula halus dalam makanan biasanya dilakukan untuk membuat kue. Sedangkan untuk hiasan, gula halus cukup ditaburkan agar hidangan lebih manis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Local Market 6

Halo guys, kembali lagi saya akan menjelaskan tentang perbedaan harga di satu pasar dengan pasar yang lain. Nah kali ini saya akan menjelask...